Target Pertengahan 2018 Komisoner & Deputi Komisoner BP Tapera Terbentuk

Info Tapera Terbaru Maret 2018 - Bersamaan dengan pengumuman pembubaran Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum-PNS) pada 22/3/2018 pemerintah mengalihfungsikan instansi tersebut sebagai Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). Lana Winayanti yang menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR mengatakan, meskipun akan dialihkan tugasnya, BP Tapera belum bisa beroperasi. Sebab sekarang ini BP Tapera masih belum memiliki pejabat Komsioner dan Deputi Komisioner untuk mengelola dana iuran perumahan tersebut.

Sebagaimana kita ketahui, BP Tapera ini bertugas menetapkan kebijakan operasional pengelolaan Tapera dan melindungi kepentingan Peserta Tapera, posisinya di isi orang orang profesional yang terdiri dari Komisioner dan deputi komisioner. Yang dimaksud Profesional ini adalah menjabat pegawai di pemerintahan atau badan hukum lainnya, juga partai politik.


Baca Disini : Struktur Organisasi BP Tapera Dan Persyaratan Menjadi Anggota BP Tapera

Lana Winayanti "BP Tapera belum beroperasi karena komisioner masih menjalani tahap seleksi dahulu. Sekarang masih seleksi komisioner BP Tapera, saat ini pemerintah tengah melakukan seleksi kepada 10 calon yang akan mengisi jabatan tersebut. Dirinya menargetkan, jabatan tersebut bisa terbentuk dalam 85 hari ke depan. Kira kira pertengahan tahun 2018

Nantinya akan ada satu jabatan Komisioner dan 4 jabatan Komisioner yang akan terpilih dalam seleksi tersebut. Untuk Deputi Komisioner nantinya akan terdiri dari Deputi Pemumpukan, Deputi Pengerahan dan Pemanfaatannya serta Deputi Hukum dan Administrasi.

"Komisioner ada 4 deputi. Ada penumpukan, pengerahan dan pemanfaatnya ada deputi hukum dan administrasi. Kita harapkan sih secepatnya, mudah-mudahan sudah bisa, saya enggak berani ancer-ancer. Tapi akhir tahun ini sudah pasti. 85 hari maksimal dari kick off hari ini," ucapnya.

Panitia Seleksi terdiri dari lintas kementerian , akademis dan profesional akan membuka pendaftaran seleksi pada hari Senin. Setelah didapatkan , maka panitia akan melakukan beberapa seleksi untuk mendapatkan nama-nama yang cocok menduduki jabatan tersebut.

Setelah didapatkan, nama-nama tersebut langsung diberikan kepada Presiden Joko Widodo. Barulah beberapa hari berselang kelima orang yang terpilih dilantik oleh Presiden Joko Widodo untuk mengisi jabatan tersebut.

"Kan Pansel baru mulai hari ini, kemudian akan diumumkan di media hari senin, persyaratan untuk mengikuti seleksi, itu ada timeline, nah itu pansel yang akan menentukan. Keanggotaannya panitia seleksi ini selain Kementerian PUPR, Kemenkeu, Kemenkumham, Setneg perwakilan akademis dan perwakilan profesi. Diharapkan setelah komisioner terpilih akan diusulkan ke presiden akan diangkat oleh bapak presiden," jelasnya.

Setelah terpilih lanjut Lana, komisioner yang terpilih diminta untuk langsung membentuk jajaran Direksi BP Tapera. Sehingga diharapkan sebelum akhir bulan ini BP Tapera sudah mulai terbentuk sepenuhnya dan sudah mulai beroperasi.

"Nanti komisioner, Deputi komisioner kan terbentuk, mereka akan melakukan penataan dari organisasinya, misalnya menyeleksi juga Direksi, kemudian karyawan yang dialihkan. Kan nanti Bapertarum bubar, karyawannya dialihkan menjadi karyawannya BP Tapera, tentunya ada assesment lagi untuk mereka di posisi mana, jadi itu memang ada transisi harus dijalankan sampai BP Tapera beroperasi penuh. Jadi kalau nanti komisioner dan deputi komisioner diangkat, BP Tapera beroperasi, tapi sampai beroperasi penuh, tunggu 1 tahun,"

Referensi : https://economy.okezone.com/read/2018/03/22/470/1876599/komisioner-dan-deputi-bp-tapera-ditargetkan-terpilih-dalam-85-hari


Silahkan Berkomentar Dengan Akun Facebook Anda